Tahanan Italia Mengamuk Karena Virus Korona

Tahanan Italia Mengamuk Karena Virus Korona

Tahanan Italia Mengamuk Karena Virus Korona – Italia, yang berjuang melawan wabah Covid- 19 terburuk di Eropa, sudah hadapi serangkaian kekacauan bui di wilayah yang diterpa virus itu. Kekacauan itu di antara lain dipicu oleh tahap buat menunda kunjungan keluarga sebab kebingungan hendak virus korona terkini.

” Terdapat serangkaian makar di semua negara,” tutur Kepala Administrasi Bui Italia Francesco Basentini begitu juga dikutip Russia Today, Selasa( 10 atau 3 atau 2020).

Usaha penguasa buat menahan penyebaran COVID- 19, yang membunuh lebih dari 450 orang di semua negara, sudah mengakibatkan kekacauan di sebagian bui di Italia.

Kacip yang difilmkan di luar Bui San Vittore di Milan pada Senin, 9 Maret 2020, membuktikan para narapidana berkeliaran di asbes sarana serta menunjukkan slogan bertuliskan Pemaafan serta Independensi. Para pengacau membakar sebagian sel serta asap gelap nampak timbul dari jendela bui.

Segerombol saudara tahanan terkumpul di luar bui buat membuktikan sokongan untuk para narapidana kekacauan. Sebagian dari mereka jadi riuh serta ikut serta perkelahian dengan polisi kontra kebisingan yang berhati- hati di luar sarana sosialisasi.

Kekacauan di bui pula terjalin di Modena serta Pavia, yang pula terletak dalam alam yang dikunci sebab virus korona terkini. Pihak berhak berkata kalau slot joker pulsa sarana sosialisasi terbakar oleh para narapidana serta hadapi kehancuran yang lumayan akut. Benar jika tahanan Italia mengamuk karena Virus Korona

Sekurang- kurangnya 6 narapidana berpulang di tengah kekacauan di Bui Modena, 2 hadapi overdosis obat- obatan yang dicuri dari rumah sakit, sedangkan yang lain ditemui” biru di wajah” serta pemicu kepergiannya sedang belum nyata.

3 narapidana lain tewas sehabis dipindahkan dari bui dalam kondisi yang tidak didetetapkan. Di Pavia, 2 pengawal bui disandera oleh kekacauan sebagian tahanan. Para administratur dibebaskan sepanjang serbuan polisi.

Pada Minggu, pihak berhak Italia menghalangi kontak langsung antara narapidana serta keluarga mereka, sehabis penguasa dengan cara efisien meresmikan penutupan( lock down) di area itu, sebab penyebaran penyakit COVID- 19.

Tetapi, para narapidana sedang hendak bisa bertamu wisatawan lewat telepon serta metode tidak langsung yang lain.